๐๐๐๐๐ฅ๐ง๐ || ๐๐ป๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ โ Ketua Umum Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak, Jeny Claudya Lumowa, mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak.
Desakan tersebut disampaikan menyusul masih banyaknya kasus kejahatan seksual terhadap anak yang dinilai berujung pada vonis ringan bagi pelaku, sehingga tidak memberikan efek jera.
Menurut Jeny, sejumlah kasus yang terjadi di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menjadi contoh nyata lemahnya perlindungan hukum terhadap anak. Dalam kasus yang didampingi langsung oleh TRCPPA, terdapat pelaku dari lingkungan terdekat korban, mulai dari guru mengaji hingga anggota keluarga sendiri.
โIni bukan hanya soal hukum, tapi soal masa depan anak-anak kita. Ketika pelaku hanya dihukum ringan, maka potensi kejahatan serupa akan terus berulang,โ tegasnya.
Ia menilai, sistem hukum saat ini masih belum sepenuhnya berpihak kepada korban. Dampak psikologis yang dialami korban bisa berlangsung seumur hidup, sementara pelaku dapat kembali ke masyarakat dalam waktu relatif singkat.
Jeny juga menekankan bahwa kejahatan terhadap anak seharusnya dikategorikan sebagai extraordinary crime atau kejahatan luar biasa, sehingga penanganannya pun harus dilakukan secara serius dan tegas, termasuk dalam hal pemberian sanksi hukum.
โNegara harus hadir memberikan perlindungan maksimal. Jika aturan yang ada belum mampu menjerat pelaku secara maksimal, maka revisi undang-undang menjadi langkah yang tidak bisa ditunda,โ ujarnya.
TRCPPA pun meminta aparat penegak hukum untuk lebih sensitif dalam menangani kasus anak serta memastikan proses hukum berjalan adil dan transparan.
Selain itu, lembaga tersebut juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia.
๐ฆ๐จ๐ ๐๐๐ฅ : ๐๐จ๐ ๐๐ฆ ๐ง๐๐ ๐ฅ๐๐๐๐ฆ๐ ๐๐๐ฃ๐๐ง ๐ฃ๐๐ฅ๐๐๐ก๐๐จ๐ก๐๐๐ก ๐ฃ๐๐ฅ๐๐ ๐ฃ๐จ๐๐ก ๐๐๐ก ๐๐ก๐๐ (๐ง๐ฅ๐๐ฃ๐ฃ๐)
๐ ๐๐ฃ. ๐ฌ๐ด๐ญ๐ญ๐ต๐ฒ๐ฌ๐ฌ๐ญ๐ณ๐ฐ๐ฎ
๐ฃ๐๐ก๐จ๐๐๐ฆ : ๐ฆ๐จ๐๐๐ฆ๐ง๐๐๐ช๐๐ก
