Skip to content
  • Jum. Jul 24th, 2026
andikanews.com

andikanews.com

๐—Ÿ๐—จ๐—š๐—”๐—ฆ ๐—–๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ง ๐——๐—”๐—ก ๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—–๐—”๐—ฌ๐—”

  • Home
  • ย Berita
  • Jawa timur
  • Tulungagung
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • ย Hukum dan Kriminal
  • ย Politik
  • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • ย Indeks
  • ย Otomotif
Jakarta Berita

Delapan Dekade Lalu, Indonesia dan Malaya Nyaris Bersatu dalam โ€œNegara Indonesia Rayaโ€

ByTim Redaksi Andikanews.com

Feb 17, 2026
Foto : Kolase Bendera Indonesia dan Malaysia

๐—๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ฎ, ๐—”๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฒ๐˜„๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ โ€” Sekitar delapan dekade lalu, Indonesia dan Malaya (kini Malaysia) hampir berada dalam satu pemerintahan dengan nama Negara Indonesia Raya. Bahkan, warga di wilayah Malaya sempat mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol dukungan terhadap gagasan tersebut. Namun, rencana penyatuan itu akhirnya tidak pernah terwujud.

Pada 12 Agustus 1945, tiga tokoh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), yakni Soekarno, Mohammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat, dipanggil ke Dalat, Vietnam, untuk bertemu dengan Hisaichi Terauchi. Panglima militer Jepang di Asia Tenggara itu menyampaikan bahwa Indonesia akan diberikan kemerdekaan pada 24 Agustus 1945.

Pertemuan di Taiping

Dalam perjalanan kembali ke Tanah Air, rombongan Soekarno sempat singgah di Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Taiping, Perak. Di sana, mereka bertemu dengan dua tokoh nasionalis Melayu, Ibrahim Yaacob dan Burhanuddin Al-Helmy.

Keduanya dikenal sebagai pemimpin Kesatuan Melayu Muda (KMM) dan Kesatuan Rakyat Indonesia Semenanjung (KRIS), organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan Malaya dari kekuasaan Inggris.

Dari pertemuan tersebut muncul gagasan besar tentang Negara Indonesia Raya, yang direncanakan meliputi Indonesia, Malaya, Singapura, Brunei, hingga Kalimantan Utara. Peneliti Graham Brown dalam risetnya pada 2005 menyebutkan bahwa ide tersebut berkembang melalui kerja sama antara tokoh-tokoh lokal dan pihak Jepang.

Dalam kesempatan itu, Soekarno disebut menyatakan, โ€œMari kita ciptakan satu tanah air bagi mereka yang berdarah Indonesia.โ€

Ibrahim Yaacob pun merespons, โ€œKami orang Melayu akan setia menciptakan tanah air dengan menyatukan Malaya dengan Indonesia yang merdeka.โ€

Penolakan dan Perubahan Situasi

Namun, gagasan penyatuan tersebut tidak mendapat persetujuan penuh. Sejarawan Boon Kheng Cheah dalam bukunya Red Star Over Malaya (1983) menyebutkan ada kemungkinan Mohammad Hatta dan sejumlah tokoh lain tidak menyetujui ide persatuan tersebut.

Situasi berubah drastis ketika Jepang menyerah kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945. Kondisi itu mendorong golongan muda di Jakarta mendesak agar proklamasi kemerdekaan segera dilaksanakan tanpa menunggu janji Jepang.

Setelah peristiwa Rengasdengklok, Indonesia akhirnya memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945โ€”lebih cepat dari rencana yang sebelumnya diumumkan pihak Jepang.

Sejak saat itu, gagasan Indonesia Raya pun kandas. Ibrahim Yaacob harus mengubah arah perjuangannya, sementara Malaysia baru meraih kemerdekaan pada 31 Agustus 1957, atau 12 tahun setelah Indonesia merdeka.

Navigasi pos

Jepang Siapkan Rudal Jelajah Generasi Baru, Fokus Pertahanan Rantai Pulau Barat Daya
TRCPPA Nasional Anugerahkan โ€œMitra Sinergitas Utamaโ€ kepada Polresta Tidore Kepulauan

By Tim Redaksi Andikanews.com

Related Post

Jawa timur Berita Kabar Desa Tulungagung

Kanit Binmas Polsek Gondang Terjun ke Lapangan, Perkuat Kedekatan dengan Petani dan Dukung Ketahanan Pangan

Jun 22, 2026 Tim Redaksi Andikanews.com
Berita Jawa timur Tulungagung

Disnakertrans Tulungagung Gelar Pelatihan Kerja 2026, Ada Kelas Barista hingga Digital Marketing

Mei 26, 2026 Tim Redaksi Andikanews.com
Berita Jawa timur Trenggalek

DPRD Trenggalek Soroti Perubahan Aturan BPJS yang Dinilai Membebani Rumah Sakit

Mei 20, 2026 Tim Redaksi Andikanews.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search
Archives
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • Maret 2019

You missed

Tulungagung Jawa timur

Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Setujui APBD 2025 dan Bahas KUA-PPAS 2027

Juli 24, 2026 Tim Redaksi Andikanews.com
Jawa timur Berita Kabar Desa Tulungagung

Kanit Binmas Polsek Gondang Terjun ke Lapangan, Perkuat Kedekatan dengan Petani dan Dukung Ketahanan Pangan

Juni 22, 2026 Tim Redaksi Andikanews.com
Trenggalek Jawa timur

Bank Jatim Dukung Pengembangan Kota Atraktif di Trenggalek Melalui CSR

Juni 12, 2026 Tim Redaksi Andikanews.com
Jawa timur Trenggalek

SMKNEDA Fun Run 2026 Buka Semarak Dies Natalis Ke-22 SMK Negeri 2 Trenggalek

Juni 12, 2026 Tim Redaksi Andikanews.com
Categories
  • Berita
  • Blitar
  • Dunia
  • Hukum dan Kriminal
  • IKN NUSANTARA
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jawa tengah
  • Jawa timur
  • Kabar Desa
  • Kalimantan Timur
  • KEDIRI
  • Kesehatan
  • Maluku
  • Militer
  • Nasional
  • Nganjuk
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Papua Pegunungan
  • Pemalang
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Surabaya
  • Ternate
  • Trenggalek
  • Tulungagung

andikanews.com

๐—Ÿ๐—จ๐—š๐—”๐—ฆ ๐—–๐—˜๐—ฃ๐—”๐—ง ๐——๐—”๐—ก ๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—–๐—”๐—ฌ๐—”

Proudly powered by WordPress | Theme: news-host by Themeansar.

  • Home
  • Blog
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Privacy Policy / Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Exit mobile version