Peserta pelatihan sedang mengikuti pembelajaran desain grafis muda di ruang komputer UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung
TULUNGAGUNG, andikanews.com — UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan berbasis kompetensi.
Program tersebut diwujudkan melalui pelatihan di sejumlah bidang keterampilan, di antaranya barista kafe dan desain grafis. Kedua program ini diharapkan mampu membekali masyarakat dengan keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang usaha mandiri.
Salah satu tahapan penting dilaksanakan melalui uji kompetensi peserta Program Barista Cafe setelah mereka menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.
Uji kompetensi yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB tersebut bertujuan mengukur kemampuan peserta sekaligus memastikan keterampilan yang diperoleh sesuai dengan standar kompetensi kerja di bidang barista.
Proses penilaian dilaksanakan dengan pendampingan instruktur Disnakertrans Tulungagung serta melibatkan asesor independen dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Pelibatan asesor diharapkan dapat mendukung penilaian yang objektif sesuai kriteria kompetensi yang ditetapkan.
Perwakilan penyelenggara menjelaskan bahwa uji kompetensi merupakan bagian penting dalam mengevaluasi hasil pelatihan.
“Uji kompetensi menjadi tahapan penting untuk mengetahui sejauh mana keterampilan peserta dapat diterapkan setelah mengikuti pelatihan,” ujarnya, Rabu (7/10/2026).
Pelatihan Desain Grafis Didukung DBHCHT
Selain program barista, UPT BLK Tulungagung juga menyelenggarakan Pelatihan Desain Grafis Muda pada kejuruan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Program ini didukung alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan kreatif serta kemampuan menggunakan perangkat lunak desain grafis untuk mendukung kebutuhan industri kreatif.
Penguasaan keterampilan desain grafis dinilai dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan jasa kreatif, maupun membangun usaha secara mandiri.
Pihak penyelenggara berharap program yang didukung DBHCHT tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Melalui program berbasis DBHCHT tersebut, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang kerja maupun usaha mandiri, sekaligus meningkatkan daya saing di tengah kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang,” terangnya.
Dorong SDM Terampil dan Siap Kerja
Penyelenggaraan pelatihan dan uji kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya Disnakertrans Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pembekalan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Melalui program barista dan desain grafis, UPT BLK Tulungagung diharapkan mampu membantu masyarakat meningkatkan kompetensi, memperluas kesempatan kerja, serta menciptakan peluang usaha produktif.
Penguatan pelatihan berbasis kompetensi juga diharapkan dapat mendorong lahirnya sumber daya manusia yang terampil, profesional, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha dan industri.
Andika
