banner 728x250

Desa Rejosari Gelar Pembinaan Kader untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

banner 120x600

๐—ง๐˜‚๐—น๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ด, ๐—”๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฒ๐˜„๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ โ€“ Pemerintah Desa Rejosari melaksanakan kegiatan Pembinaan Kader Desa sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader kesehatan yang bertugas di berbagai layanan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh kader Balita, Lansia, Posbindu, ILP, dan TB yang selama ini menjadi ujung tombak pelaksanaan program kesehatan di desa.

Pembinaan yang berlangsung di Balai Desa Rejosari pada Rabu (03/12/2025) tersebut berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terukur, dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.

Kepala Desa Rejosari, Sudikan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh kader.

โ€œKami sangat mengapresiasi dedikasi para kader Balita, Lansia, Posbindu, ILP, dan TB yang selalu aktif melayani masyarakat. Melalui pembinaan ini, kami berharap kemampuan dan pengetahuan kader semakin meningkat sehingga pelayanan kepada warga dapat lebih profesional, cepat, dan tepat sasaran,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Rejosari selaku pendamping teknis kegiatan menegaskan pentingnya peran kader dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

โ€œKader adalah perpanjangan tangan tenaga kesehatan di lapangan. Mereka membantu mendeteksi dini masalah kesehatan, melakukan pemantauan, serta memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar. Dengan adanya pembinaan seperti ini, saya berharap kader semakin percaya diri, terampil, dan memahami prosedur pelayanan kesehatan yang benar,โ€ jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama antara tenaga kesehatan dan para kader akan memperkuat upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat.

Melengkapi kegiatan tersebut, Bidan Nova Puspitasari dari Puskesmas Kalidawer menambahkan bahwa pembinaan juga diisi dengan praktik langsung.

โ€œDalam pembinaan ini turut dilaksanakan praktik penanganan dan pencatatan ibu hamil, pelaksanaan Posyandu ILP, serta teknik penanganan balita sehingga kader dapat lebih siap dalam menjalankan tugas di lapangan,โ€ terangnya.

Kegiatan pembinaan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para kader yang hadir. Pemerintah Desa berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala untuk menjaga keberlanjutan program kesehatan di Desa Rejosari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *