๐ผ๐๐ฟ๐๐๐ผ๐๐๐๐.๐พ๐๐,๐๐๐๐๐๐๐ผ๐๐๐๐ โ Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung resmi membuka Program Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja Berbasis Klaster Kompetensi, yang didanai sepenuhnya dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.
Pelatihan yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung ini dibuka langsung oleh Sekretaris Disnakertrans Tulungagung, Agus Pamungkas, M.Si, dan dihadiri oleh peserta, instruktur, serta perwakilan masyarakat pada Kamis (6/11/2025).
Cetak Tenaga Kerja Profesional dan Kompetitif
Dalam sambutannya, Agus Pamungkas menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mencetak tenaga kerja profesional dan berdaya saing.
โPelatihan ini dibiayai dari DBHCHT dan dirancang sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini. Kami ingin melahirkan tenaga kerja yang kreatif dan siap pakai,โ ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan tiga bidang pelatihan โ yakni barbershop, barista, dan bahasa Inggris untuk frontliner โ didasarkan pada peluang ekonomi yang tinggi, terutama di sektor layanan dan pariwisata.

โBarbershop dan barista kini banyak diminati generasi muda, sementara kemampuan bahasa Inggris bagi frontliner sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik,โ terangnya.
Gratis, Bersertifikat, dan Berorientasi Kerja
Program ini terbuka bagi para pencari kerja di Tulungagung yang ingin meningkatkan keterampilan. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan gratis dengan fasilitas lengkap, instruktur profesional, serta kurikulum berbasis kompetensi.
Setelah menyelesaikan pelatihan dan menjalani uji kompetensi, peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi nasional yang dapat menjadi modal untuk melamar pekerjaan atau membuka usaha mandiri.
Dorong Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Melalui program ini, Disnakertrans Tulungagung berharap lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan DBHCHT tidak hanya menyentuh sektor kesehatan dan sosial, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan ekonomi daerah.
โKami berharap para peserta bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing dan turut mendorong kemajuan ekonomi lokal,โ tutup Agus Pamungkas.
















