๐ผ๐๐ฟ๐๐๐ผ๐๐๐๐.๐พ๐๐,๐๐๐๐๐๐๐ผ๐๐๐๐ โ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung terus dimatangkan. Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menerima kunjungan kerja Deputi Kerja Sama dan Promosi Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dr. Drs. Nyoto Suwignyo, M.M., di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Minggu (28/9/2025).
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat pelaksanaan program MBG yang telah diimplementasikan secara nasional. Hadir pula Sekda Tulungagung H. Drs. Tri Hariadi, M.Si., Ketua Satgas MBG sekaligus Kepala Bappeda Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Agus Suswantoro, S.Sos., M.Si., serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Anna Sapti Saripah, SKM.
Apresiasi BGN untuk Satgas MBG Tulungagung
Deputi Nyoto Suwignyo mengapresiasi pembentukan Satgas MBG Tulungagung yang memiliki sekretariat khusus di lingkungan Pemkab.
โSatgas MBG harus dioptimalkan, bukan hanya dalam perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan, monitoring, evaluasi, serta pelaporan. Ini penting agar program tepat sasaran,โ tegasnya.
Ia juga menekankan perlunya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Koordinator Wilayah BGN, serta memastikan adanya mekanisme pengaduan masyarakat yang transparan.
Tiga Isu Utama yang Jadi Sorotan
Dalam audiensi, tiga isu utama menjadi fokus pembahasan:
1. Percepatan pengembangan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), terutama di wilayah 3T.
2. Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS), untuk mencegah keracunan makanan, dengan target penerbitan Oktober 2025.
3. Penggunaan bahan pangan lokal, sesuai Surat Edaran BGN tertanggal 26 September 2025, guna memberdayakan UMKM dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Komitmen Pemkab Tulungagung
Bupati Gatut Sunu menegaskan dukungan penuh Pemkab terhadap program nasional MBG.
โAudiensi ini langkah konkret memastikan MBG berjalan efektif dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Tulungagung,โ ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah pusat, Tulungagung ditargetkan menjadi daerah percontohan. Selain meningkatkan gizi masyarakat, program ini diharapkan memperkuat perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM.
โProgram MBG adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi penerus yang unggul, sehat, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045,โ pungkas Bupati.(And)
















