banner 728x250

Bupati Gatut Sunu: Santri Harus Jadi Pelopor Pembangunan Berakhlak dan Berdaya Saing

banner 120x600

๐˜ผ๐™‰๐˜ฟ๐™„๐™†๐˜ผ๐™‰๐™€๐™’๐™Ž.๐˜พ๐™Š๐™ˆ,๐™๐™๐™‡๐™๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‚๐™๐™‰๐™‚ โ€“ Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 tahun 2025 di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, Selasa (22/10/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Tulungagung. Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema โ€œMengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.โ€

Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada seluruh santri atas dedikasi serta peran penting mereka dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

> โ€œSantri memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Dulu santri berjuang melawan penjajahan, kini santri harus ikut berperan aktif dalam pembangunan daerah dan kemajuan bangsa,โ€ ujar Bupati Gatut di hadapan peserta upacara.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan dan peran santri, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun ekonomi. Menurutnya, santri masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan nasionalisme.

> โ€œMari kita jadikan Hari Santri ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat. Santri harus menjadi pelopor pembangunan yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing,โ€ tambahnya.

Upacara peringatan Hari Santri di Tulungagung juga dirangkaikan dengan doa bersama, penampilan seni hadrah, serta pawai santri yang menampilkan keragaman budaya Islam di daerah tersebut. Para peserta yang terdiri dari santri, guru madrasah, organisasi keagamaan, dan aparatur pemerintah tampak kompak mengenakan seragam dan atribut khas pesantren, menambah semarak suasana peringatan.

Melalui momentum ini, Bupati berharap nilai-nilai perjuangan dan keikhlasan santri terus hidup di tengah masyarakat.

โ€œSantri bukan hanya bagian dari sejarah, tapi juga bagian dari masa depan pembangunan Indonesia,โ€ pungkasnya.

 

( And )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *