banner 728x250

Semarak Kirab Pataka Warnai Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung

banner 120x600

๐—ง๐˜‚๐—น๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ด|๐—”๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฒ๐˜„๐˜€.๐—ฐ๐—ผ๐—บ – Semarak Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung mulai terasa. Pada Jumat (14/11/2025), Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo secara resmi memberangkatkan Kirab Pataka Lambang Daerah dari Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso untuk diarak ke berbagai penjuru daerah.

Pataka tersebut akan melewati sejumlah kecamatan sebagai simbol pemerataan semangat hari jadi hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi ke-820 Tulungagung, Fuad Saiful Anam, mengatakan kirab pataka bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan tradisi yang sarat makna filosofis. Pengedaran pataka ke seluruh kecamatan dimaksudkan agar euforia peringatan hari jadi dapat dirasakan merata oleh masyarakat.

โ€œPataka itu bendera lambang daerah. Ini kita edarkan ke seluruh kecamatan agar denyut peringatan hari jadi ini dirasakan oleh seluruh masyarakat, bahwa kita sudah berusia 820 tahun,โ€ ujarnya.

Fuad menambahkan, usia 820 tahun merupakan momentum bagi Tulungagung untuk semakin matang dalam berbagai aspek, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat, dinamika politik, hingga tata kelola pemerintahan.

โ€œKita waktunya untuk lebih dewasa. Dewasa dalam artian menyikapi segala sesuatu secara dewasaโ€”baik dalam berpolitik maupun berpemerintahan,โ€ imbuhnya.

Tahun ini, Hari Jadi Tulungagung mengusung tema โ€œTulungagung Bersatu, Satukan Langkah untuk Tulungagung Maju.โ€ Tema ini menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan dan berkolaborasi demi kemajuan daerah.

Kirab Pataka diberangkatkan dari pusat kota dan pada hari pertama melintasi Kecamatan Boyolangu dan Ngantru sebelum bermalam di Kedungwaru. Pada Sabtu (15/11/2025), kirab dilanjutkan menuju wilayah Kawedanan Kalangbretโ€”meliputi Karangrejo, Sendang, Kauman, Pagerwojo, dan Bendunganโ€”dan bermalam di Gondang.

Selanjutnya, rombongan kirab akan bergerak menuju kecamatan lainnya seperti Pakel, Campurdarat, Tanggunggunung, Besuki, dan Bandung. Pataka kemudian dikembalikan pada Upacara Bersih Nagari tanggal 18 November di halaman Pemkab Tulungagung sebagai penanda puncak peringatan hari jadi.

Bupati Gatut Sunu menyampaikan bahwa momentum hari jadi ini harus menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.

โ€œHarapan kami, kegiatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung bisa berjalan lancar dan bersinergi semua stakeholder bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung,โ€ ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Tulungagung untuk merangkul seluruh elemen masyarakatโ€”mulai dari tokoh agama hingga organisasi kemasyarakatanโ€”demi mendorong percepatan pembangunan yang inklusif.

โ€œKita rangkul semua masyarakat, semua tokoh agama, dan semua organisasi yang ada di Tulungagung,โ€ tegasnya.(And)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *