banner 728x250

Karnaval Desa Gedangsewu Meriahkan HUT RI, Jadi Simbol Persatuan dan Penggerak Ekonomi

banner 120x600

๐˜ผ๐™‰๐˜ฟ๐™„๐™†๐˜ผ๐™‰๐™€๐™’๐™Ž.๐˜พ๐™Š๐™ˆ,๐™๐™๐™‡๐™๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‚๐™๐™‰๐™‚โ€“ Karnaval tahunan Desa Gedangsewu, Tulungagung, kembali menjadi agenda yang paling ditunggu warga dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan masyarakat tumpah ruah di jalan-jalan desa pada Minggu (14/9/2025) untuk menyaksikan gelar budaya yang penuh warna.

Suasana meriah tercipta bukan hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga simbol persatuan dan kebersamaan warga desa. Antusiasme terlihat dari kreativitas peserta karnaval yang berasal dari berbagai elemen, mulai dari sekolah PAUD, TK, hingga SMK, kelompok RT, pondok MIA SMK NU, hingga pondok putri.

Berbagai replika unik, tarian, kostum warna-warni, dan ornamen megah hasil swadaya masyarakat memikat ribuan penonton. Penampilan seni tradisional seperti Anoman Obong semakin menambah semarak, apalagi diiringi musik dari sound system berjalan yang menghidupkan suasana.

โ€œKarnaval ini tidak hanya hiburan, tetapi juga sarat pesan edukasi, budaya, dan kebersamaan yang diwariskan dari tahun ke tahun,โ€ ujar salah satu panitia.

Dukungan pendanaan berasal dari APBDes dan swadaya masyarakat, menunjukkan tingginya rasa memiliki terhadap acara kebanggaan desa ini. Tidak hanya warga lokal, masyarakat dari luar desa juga turut hadir untuk menikmati pertunjukan budaya yang jarang ditemui di tempat lain.

Kepala Desa Gedangsewu, Miswan atau akrab disapa Mbah Miswan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga.

โ€œSaya sangat terharu dan bangga atas kekompakan warga dalam memeriahkan acara karnaval ini. Semoga ke depan semangat gotong royong tetap terjaga demi Tulungagung yang aman, kondusif, dan guyub rukun dalam menjaga kesatuan Negara Republik Indonesia,โ€ ungkapnya.

Karnaval Desa Gedangsewu kini tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga membawa dampak ekonomi positif. Pedagang lokal meraih keuntungan dari ramainya pengunjung, sementara promosi wisata budaya semakin mengangkat nama Gedangsewu sebagai destinasi yang layak dikunjungi.

Dukungan dari pemerintah desa hingga kabupaten memperkuat posisi karnaval ini sebagai agenda budaya unggulan yang harus dilestarikan setiap tahun. Kreativitas yang terus tumbuh membuktikan semangat inovasi dan kebersamaan masyarakat Gedangsewu tidak pernah padam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *