banner 728x250

Masyarakat Antusias Sambut Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

banner 120x600

๐˜ผ๐™ฃ๐™™๐™ž๐™ ๐™–๐™ฃ๐™š๐™ฌ๐™จ.๐™˜๐™ค๐™ข – ๐™๐™๐™‡๐™๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‚๐™๐™‰๐™‚ โ€“ Sosialisasi program makan bergizi gratis tahun 2025 digelar di Balai Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Rabu (7/8/2025). Kegiatan ini bertujuan membangun fondasi generasi sehat, cerdas, dan tangguh, sekaligus menekan angka stunting menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN), salah satu mitra kerja Komisi IX DPR RI, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pejabat daerah, dan tenaga ahli di bidang gizi.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar, DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M, yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait manfaat program makan bergizi gratis.

> โ€œKita sudah lakukan sosialisasi di berbagai tempat agar masyarakat tahu dan menyambut program ini dengan gembira. Program ini bertujuan mencegah stunting, memperkuat persiapan menuju generasi emas 2045, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar SPBG (Satuan Pemenuhan Bahan Gizi),โ€ ujar Heru Tjahjono kepada awak media

Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Bandung Chanief Djatmika Nugroho, S.Sos., Kapolsek Bandung AKP M. Anwari, Pj Kepala Desa Gandong Mukarni, serta Drs. Asmungi, anggota DPRD Kabupaten Tulungagung dari Fraksi Partai Golkar.

Dari sektor kesehatan, hadir Ratih Puspitaningtyas, S.Gz., RD, Kepala Instansi Gizi RSUD dr. Iskak Tulungagung. Ia menekankan bahwa edukasi gizi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar generasi muda tumbuh dengan asupan gizi seimbang.

Sementara itu, Kolonel Insinyur Achmad Kudori, MAP, selaku tenaga ahli di Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN, menjelaskan bahwa keberadaan SPBG tidak hanya sebagai tempat distribusi makanan bergizi, tetapi juga akan menjadi pusat edukasi dan penguatan ekonomi lokal.

Acara ini berlangsung semarak dengan antusiasme masyarakat setempat. Diskusi interaktif, pembagian brosur panduan gizi, serta sesi tanya jawab menjadi bagian penting dari kegiatan ini.(and)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *