banner 728x250

SPPG POLRES TULUNGAGUNG DIRESMIKAN, SIAP LAYANI RIBUAN WARGA RENTAN SETIAP HARI

banner 120x600

Andikanews.com – TULUNGAGUNG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung, Polda Jawa Timur, yang berlokasi di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, resmi dioperasikan dan siap melayani kelompok masyarakat rentan dengan ribuan porsi makanan bergizi setiap harinya.

SPPG Polres Tulungagung berdiri megah di atas lahan seluas 3.114 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 400 meter persegi. Fasilitas ini menjadi salah satu program unggulan Polres Tulungagung dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Sebanyak 49 relawan akan mengoperasikan layanan ini. Mereka berasal dari berbagai unsur, seperti Bhayangkari, istri PNS Polri, keluarga besar Polri, hingga masyarakat sekitar. Para relawan menjadi pilar utama dalam mendukung kegiatan produksi dan distribusi makanan sehat setiap harinya.

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP, menyampaikan bahwa peluncuran operasional SPPG dilakukan secara daring dan diresmikan oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri mewakili Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

> “Hari ini kita mengikuti kegiatan launching operasional SPPG Polres Tulungagung yang dilaksanakan secara daring oleh Bapak Irwasum Polri mewakili Bapak Kapolri. SPPG Tulungagung dipilih sebagai salah satu yang paling representatif di jajaran Polda Jawa Timur, bahkan mungkin di seluruh Indonesia,” ujar AKBP Taat saat diwawancarai usai acara, Rabu (6/8/2025).

Ia menegaskan bahwa pembangunan dan pengoperasian SPPG dilaksanakan dengan penuh keseriusan dan komitmen tinggi. Menurutnya, seluruh aspek pembangunan mulai dari desain, struktur bangunan, peralatan, hingga sumber daya manusia telah memenuhi standar teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).

> “Kami tidak main-main. Ini menyangkut aspek kesehatan, asupan gizi, serta keamanan pangan yang dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak sekolah dan ibu hamil menyusui,” tegasnya.

SPPG Polres Tulungagung direncanakan mulai beroperasi penuh pada 21 Agustus 2025, setelah penunjukan resmi Kepala SPPG. Setiap hari, fasilitas ini ditargetkan memproduksi sebanyak 3.857 porsi makanan bergizi.

Distribusi makanan akan mencakup 23 sekolah dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah kejuruan (SMK), serta melayani hampir 300 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang tersebar di dua desa. Jarak tempuh terjauh adalah ke SMK Negeri 2 Tulungagung yang hanya membutuhkan waktu sekitar tujuh menit.

> “Distribusi akan dilakukan dengan sistematis dan terencana agar makanan sampai dalam kondisi layak konsumsi,” kata Kapolres.

Tak hanya aspek gizi, SPPG juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Dalam pengadaan bahan baku, pengelola bekerja sama dengan Primkoppol Koperasi Desa Merah Putih serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menjalankan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) — program inisiatif dari Kapolri.

> “Dengan kolaborasi ini, SPPG tidak hanya memberi manfaat dari sisi kesehatan dan gizi, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal. Ini juga selaras dengan arah kebijakan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dalam mendorong ketahanan pangan nasional berbasis masyarakat,” pungkas AKBP Taat.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa kegiatan launching dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung, pejabat utama Polres, Bhayangkari Cabang Tulungagung, Forkopimcam Sumbergempol, pemerintah desa, serta elemen masyarakat lainnya.(and)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *