๐ง๐๐น๐๐ป๐ด๐ฎ๐ด๐๐ป๐ด ||๐๐ป๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บย –ย MI Muhammadiyah Plus Suwaru Bandung, Kabupaten Tulungagung, resmi ditetapkan sebagai penerima Penghargaan Pendidikan dan Perlindungan Anak Tahun 2025 dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (TRC PPA Indonesia). Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai apresiasi nasional atas komitmen sekolah dalam menerapkan standar keamanan, kesehatan, dan perlindungan anak sesuai amanat Undang-Undang Perlindungan Anak.
Penetapan tersebut diumumkan oleh Kornas TRC PPA Indonesia, Bunda Naomi, setelah tim TRC PPA Tulungagung menyelesaikan investigasi intensif selama satu minggu penuh di lingkungan sekolah.
Apresiasi Nasional untuk Komitmen Sekolah Ramah Anak
Ketua Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia, Jeny Claudya Lumowa, menegaskan bahwa MI Muhammadiyah Plus Suwaru Bandung layak menerima penghargaan tersebut berdasarkan hasil evaluasi yang komprehensif.
โDalam investigasi seminggu penuh, sekolah ini menunjukkan komitmen nyata terhadap perlindungan anak. Kedisiplinan, kebersihan, kepatuhan terhadap aturan, dan aspek keamanannya sangat baik. Karena itu sekolah berhak menerima penghargaan dari lembaga kami,โ tegas Jeny dalam surat resmi yang diterbitkan Minggu, 16 November 2025.
Bunda Naomi: Sekolah Layak Jadi Teladan
Kornas TRC PPA Indonesia, Bunda Naomi, memberikan penilaian serupa. Ia menyebut MI Muhammadiyah Plus Suwaru Bandung berhasil membangun lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak.
โSekolah ini layak menjadi teladan. Tidak hanya rapi secara administrasi, tetapi juga menjalankan praktik perlindungan anak dalam kegiatan sehari-hari. Ini adalah bentuk tanggung jawab pendidikan yang harus menjadi standar bagi sekolah lain,โ ujarnya.
Bunda Naomi menekankan bahwa penghargaan ini merupakan amanah untuk menjaga kualitas perlindungan anak secara berkelanjutan.
โKami ingin sekolah-sekolah benar-benar menyadari bahwa anak adalah subjek hukum. Mereka berhak memperoleh lingkungan aman, bebas dari kekerasan, bullying, maupun diskriminasi. MI Muhammadiyah Plus Suwaru Bandung sudah berada di jalur yang tepat,โ tambahnya.
Empat Pilar Investigasi Terpenuhi dengan Baik
TRC PPA Tulungagung menerapkan empat pilar utama dalam proses investigasi. MI Muhammadiyah Plus Suwaru Bandung dinyatakan memenuhi seluruh indikator dengan kategori baik:
Kedisiplinan: Budaya disiplin kuat pada siswa maupun tenaga pendidik.
Kebersihan: Fasilitas dan lingkungan sekolah tertata rapi dan higienis.
Kepatuhan Regulasi Perlindungan Anak: Sekolah menerapkan prinsip anti-kekerasan dan anti-perundungan.
Keamanan Lingkungan: Akses sekolah aman, pengawasan berjalan optimal, dan fasilitas keselamatan berfungsi baik.
Hasil tersebut menempatkan sekolah ini sebagai salah satu sekolah percontohan dalam penerapan perlindungan anak.
Penyerahan Penghargaan Disertai Sosialisasi UU Perlindungan Anak
Penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada:
Hari/Tanggal: Selasa, 18 November 2025
Lokasi: MI Muhammadiyah Plus Suwaru Bandung, Kabupaten Tulungagung
Pada kesempatan tersebut, TRC PPA Indonesia bersama Bunda Naomi juga akan memberikan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak kepada guru, siswa, dan orang tua sebagai langkah preventif memperkuat budaya perlindungan anak di lingkungan pendidikan.
Bunda Naomi berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Tulungagung dan Jawa Timur.
โPendidikan yang baik hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman bagi anak-anak,โ tutupnya.
















