banner 728x250

Polres Tulungagung Musnahkan 22,15 Kg Bahan Peledak dan 346 Petasan Jelang Idul Fitri 2026

Pemusnahan barang bukti hasil operasi cipta kondisi selama Ramadan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi bahaya petasan di Tulungagung menjelang Idul Fitri 1447 H/2026

banner 120x600

๐™๐™ช๐™ก๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™–๐™œ๐™ช๐™ฃ๐™œ, ๐˜ผ๐™ฃ๐™™๐™ž๐™ ๐™–๐™ฃ๐™š๐™ฌ๐™จ.๐™˜๐™ค๐™ข โ€” Polres Tulungagung Polda Jawa Timur bersama jajaran memusnahkan barang bukti petasan dan bahan peledak hasil pengungkapan kasus selama kegiatan cipta kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.

Total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 346 petasan berbagai ukuran serta bahan petasan (bubuk) dengan berat total 22,15 kilogram.

Pemusnahan dilakukan oleh Tim Jibom Gegana Brimob Polda Jawa Timur dengan prosedur keamanan sesuai standar operasional.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tulungagung, Kompol Maga, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri.

โ€œAda sekitar 22,15 kilogram bahan peledak dan 346 petasan hasil penindakan selama kurang lebih 30 hari di bulan suci Ramadan bersama jajaran Polsek yang kami musnahkan,โ€ ujar Maga, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar kasus berasal dari wilayah hukum Polsek jajaran, dengan temuan petasan berukuran besar serta bahan peledak yang masih dalam proses pembuatan.

Menurutnya, mayoritas pelaku merupakan anak-anak berusia 10 hingga 15 tahun. Terhadap mereka, polisi melakukan pembinaan dan mengembalikan kepada orang tua, sekaligus mendorong peran aktif keluarga dalam pengawasan.

Selain itu, para pelaku diketahui mempelajari cara pembuatan petasan dari internet serta memperoleh bahan secara daring melalui berbagai platform.

Sementara itu, terhadap pelaku dewasa tetap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Maga menegaskan, langkah pemusnahan ini dilakukan untuk mencegah potensi korban jiwa maupun kerugian materiil akibat penggunaan petasan.

โ€œSejauh ini di wilayah Tulungagung tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian akibat petasan. Ini merupakan hasil dari langkah preventif dan patroli yang kami lakukan,โ€ katanya.

Pihak kepolisian berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya petasan serta turut menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri.**(And)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *